Buat Janji Sekarang Juga

0821 5111 7206

Jl. Raya PLP Curug, Tangerang, Banten 15810

cs@camelosatu.com

Edit Template

Harga plastik naik, pedagang pasar di Cirebon tertekan! Modal membengkak buat omzet harian anjlok. Pedagang bingung tentukan harga jual

Kenaikan harga kantong plastik di Kota Cirebon, Jawa Barat mulai menekan aktivitas perdagangan di pasar tradisional.

Lonjakan biaya kemasan tidak hanya meningkatkan beban operasional pedagang, tetapi juga berdampak langsung pada penurunan margin keuntungan dan omzet harian.

Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon mencatat, perubahan harga plastik dalam beberapa pekan terakhir memaksa pelaku usaha kecil melakukan berbagai penyesuaian. 

Kepala DKUKMPP Kota Cirebon, Iing Daiman, mengatakan kenaikan harga plastik telah mengubah pola transaksi di pasar. Pedagang, kata dia, mulai mengurangi jumlah kantong yang digunakan dalam setiap pembelian.

“Sekarang banyak pedagang yang menggabungkan beberapa jenis belanjaan dalam satu kantong, yang sebelumnya dipisah. Ini bentuk penyesuaian agar biaya tidak terus membengkak,” ujar Iing, Kamis (9/4/2026).

Selain itu, penggunaan plastik berlapis yang sebelumnya lazim untuk membungkus komoditas tertentu mulai ditinggalkan. Pedagang kini cenderung menggunakan satu lapis plastik untuk menghemat biaya. 

Menurut Iing, langkah ini menjadi pilihan realistis di tengah kenaikan harga bahan kemasan yang tidak diimbangi dengan peningkatan daya beli konsumen.

Ia menilai kondisi ini juga membawa dampak tidak langsung terhadap perilaku lingkungan di pasar tradisional. Kesadaran untuk mengurangi penggunaan plastik, kata dia, mulai tumbuh meski belum merata di semua pedagang.

“Ini bisa menjadi momentum untuk mengurangi sampah plastik. Pedagang mulai sadar, walaupun faktor utamanya tetap karena biaya,” katanya.

Di sisi lain, alternatif kemasan tradisional kembali digunakan. Sejumlah pedagang mulai memanfaatkan daun pisang sebagai pembungkus, terutama untuk komoditas basah. Selain itu, sebagian konsumen juga mulai membawa kantong belanja sendiri saat bertransaksi.

Perubahan perilaku tersebut dinilai sebagai respons adaptif antara pedagang dan pembeli di tengah tekanan harga. Kebiasaan membawa tas belanja sendiri yang sebelumnya belum umum, kini perlahan mulai terlihat di sejumlah pasar.

Namun demikian, dampak ekonomi tetap dirasakan pedagang. Aeni (60), pedagang di Pasar Pagi Cirebon, mengaku kenaikan harga plastik cukup memberatkan usahanya. 

Ia menyebut harga kantong plastik yang sebelumnya sekitar Rp8.000 per kemasan kini meningkat menjadi Rp12.000 sejak awal April 2026.

Kenaikan tersebut sempat mendorongnya menaikkan harga jual barang dagangan. Namun, langkah itu tidak bertahan lama karena konsumen mengurangi pembelian.

“Pembeli jadi berkurang. Sekarang untuk dapat Rp100 ribu saja lebih sulit, padahal dulu bisa sampai Rp250 ribu sampai Rp300 ribu per hari,” ujarnya.

Balas Artikel

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Postingan Teratas

  • All Posts
  • Berita
  • Camelo Satu
  • Edukasi
  • Pabrik Tas Spunbond

Kategori Postingan

Kami lebih dari sekadar pabrik tas spunbond. Kami adalah tim yang berdedikasi untuk menghadirkan solusi berkualitas dan berkelanjutan yang memberdayakan bisnis Anda serta mendukung masa depan yang lebih hijau — mulai dari lantai pabrik kami hingga ke tangan Anda.

© CAMELOSATU 2025 PABRIK TAS SPUNBOND

Quick Links

Faq

Contact

Jl. Raya PLP Curug No.76, Kadu, Kec. Curug, Kabupaten Tangerang, Banten 15810

0821 5111 7206

cs@camelosatu.com

Partner Kami