Buat Janji Sekarang Juga

0821 5111 7206

Jl. Raya PLP Curug, Tangerang, Banten 15810

cs@camelosatu.com

Edit Template

Harga plastik naik, Disperindag imbau UMKM Sidoarjo beralih ke kemasan alternatif yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis demi menjaga keberlanjutan usaha.

TangerangCamelosatu – Lonjakan harga plastik yang masih terjadi hingga April 2026 mulai menekan pelaku usaha, terutama pedagang kecil dan UMKM.

Menyikapi kondisi ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo mengimbau pelaku usaha untuk beralih ke kemasan alternatif yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.

Plt Kepala Disperindag Sidoarjo, Happy Setianingtyas melalui Kabid Perdagangan K. Arya Wijojok, menjelaskan bahwa kenaikan harga plastik dipengaruhi faktor global, khususnya ketergantungan bahan baku impor

“Semua berasal dari pusat, termasuk bahan baku, regulasi, hingga intervensinya,” ujar Arya kepada Radar Sidoarjo, Rabu (29/4).

Ia menambahkan, bahan baku plastik yang berasal dari turunan minyak bumi membuat harganya sangat sensitif terhadap kondisi geopolitik dunia, termasuk konflik di Timur Tengah.

“Dampaknya dari situ. Bahan bakunya dari nafta, turunan minyak bumi, sehingga konflik global ikut memengaruhi harga,” jelasnya.

Menurut Arya, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk mengendalikan harga plastik. Meski begitu, Disperindag berupaya membantu pelaku usaha dengan memperpendek rantai distribusi.

“Upaya kami adalah mendekatkan distributor dengan pelaku usaha agar mata rantai distribusi bisa dipangkas,” katanya.

Selain itu, pelaku usaha juga didorong untuk mulai beradaptasi dengan beralih ke kemasan non-plastik, seperti kertas atau kaca.

“Sarannya, plastik bisa diganti dengan bahan kertas atau kaca. Misalnya botol plastik diganti botol kaca, atau minuman disajikan menggunakan gelas yang bisa dicuci ulang,” ujarnya.

Disperindag juga mendorong pelaku UMKM untuk melakukan efisiensi penggunaan plastik, seperti menyesuaikan ukuran kemasan, mengurangi bahan berlebih, hingga menerapkan sistem penggunaan ulang (reuse) dan isi ulang (refill) sebagai solusi jangka panjang.

Meski harga meningkat, Arya memastikan kondisi pasar di Sidoarjo masih relatif stabil dan belum ditemukan praktik penimbunan.

“Tidak ada penimbunan. Pengecer masih banyak dan kondisi pasar tidak terlalu bergejolak,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa stok bahan baku plastik secara nasional diperkirakan masih aman dalam waktu dekat.

“Informasi dari pusat, bahan baku masih bertahan sekitar dua bulan,” tambahnya.

Disperindag berharap pelaku usaha tetap kreatif dan adaptif dalam menghadapi kenaikan harga ini, tanpa harus langsung membebani konsumen dengan kenaikan harga jual.

“Tidak harus langsung menaikkan harga, bisa dilakukan efisiensi di sisi lain,” pungkasnya

Balas Artikel

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Postingan Teratas

  • All Posts
  • Berita
  • Camelo Satu
  • Edukasi
  • Pabrik Tas Spunbond

Kategori Postingan

Kami lebih dari sekadar pabrik tas spunbond. Kami adalah tim yang berdedikasi untuk menghadirkan solusi berkualitas dan berkelanjutan yang memberdayakan bisnis Anda serta mendukung masa depan yang lebih hijau — mulai dari lantai pabrik kami hingga ke tangan Anda.

© CAMELOSATU 2025 PABRIK TAS SPUNBOND

Quick Links

Faq

Contact

Jl. Raya PLP Curug No.76, Kadu, Kec. Curug, Kabupaten Tangerang, Banten 15810

0821 5111 7206

cs@camelosatu.com

Partner Kami