Buat Janji Sekarang Juga

0821 5111 7206

Jl. Raya PLP Curug, Tangerang, Banten 15810

cs@camelosatu.com

Edit Template

Trend Tas Spunbond, Menyelamatkan Lingkungan atau Peluang Bisnis yang Menggiurkan?

Pemakaian tas spunbond dalam kehidupan sehari-hari, khususnya saat berbelanja memang memberi dampak yang baik bagi lingkungan 

Belakangan ini kesadaran masyarakat akan kelestarian lingkungan semakin meningkat seiring berbagai kampanye menyelamatkan lingkungan yang gencar tersuarakan oleh aktivis lingkungan, maupun pihak berwenang. Sustainable lifestyle atau gaya hidup ramah lingkungan menjadi trend tersendiri dalam berbagai sektor, termasuk dalam hal jual beli.

Kegiatan jual beli erat kaitannya dengan kemasan plastik maupun kantong plastik sebagai tas belanja, namun setelah edukasi mengenai bahaya sampah plastik semakin merata di seluruh kalangan masyarakat, berbagai pelaku bisnis mulai dari pertokoan, swalayan, minimarket, dll, tidak lagi menyediakan kantong plastik sebagai tas belanjaan untuk pembeli.

Sampah plastik memanglah perkara yang cukup serius, menurut Petungsewu Wildlife Education Center, jumlah sampah yang Indonesia hasilkan mencapai 11,330 ton per hari, dengan asumsi setiap orang menghasilkan sampah sebesar 0.050 Kg per hari. Jika jumlah sampah itu kita akumulasikan dalam waktu satu tahun saja, maka penghasilan sampah mencapai 4.078.800 ton.

Problem Sampah Plastik

Penggunaan kantong plastik sebagai tas belanjaan dianggap tidak ramah lingkungan karena material plastik yang tidak awet dan mudah sobek menyebabkan kantong plastik hanya dapat digunakan sekali pakai, sehingga menyebabkan penumpukan sampah plastik dimana-mana, terlebih proses penguraian sampah plastik yang memerlukan waktu puluhan bahkan ratusan tahun.

Masyarakat sebagai pembeli harapannya membawa tas belanjaan sendiri. Namun jika terpaksa lupa atau tidak tahu, para pedagang gencar menawarkan alternatif tas spunbond yang turut menjadi barang dagangannya. “maaf, kami sudah tidak menyediakan kantong plastik, mau tas spunbond nya kak?”, adalah kalimat yang seringkali kita dengar saat akhir proses transaksi belanja. Untuk pembeli dengan jumlah belanjaan banyak dan tidak membawa kantong belanjaan sendiri, bukankah tidak ada pilihan selain mengambil penawaran tersebut?

Beberapa tahun terakhir, masyarakat mulai meninggalkan paper bag karena beberapa kontroversi. Paper bag yang awalnya dianggap ramah lingkungan karena terbuat dari material non-plastik yang lebih mudah terurai. Namun penggunaan kertas yang semakin meningkat juga seiring dengan jumlah penebangan pohon sebagai bahan baku pembuatan kertas. Terlebih kualitas paper bag yang seringkali kita pakai, tidak lebih kuat dari material plastik menyebabkan paper bag terlalu mudah robek, tidak tahan air, dan kerap hanya dapat kita gunakan sekali pakai.

Inovasi Tas Spunbond sebagai Tas Ramah Lingkungan

Alhasil, munculah inovasi tas spunbond sebagai tas ramah lingkungan yang lebih awet dan dapat digunakan untuk pemakaian berkali-kali. Tas spunbond merupakan tas yang terbuat dari kain sintetis yang terbuat dari bahan polypropylene dengan serat panjang yang terikat dan tersusun kuat melalui proses kimiawi. Tas spunbond merupakan bahan ramah lingkungan karena sangat mudah untuk terdaur ulang dan bisa terurai oleh bakteri saat kita buang ke alam.

Pemakaian tas spunbond dalam kehidupan sehari-hari, khususnya saat berbelanja memang memberi dampak yang baik bagi lingkungan, jika kita ikuti kesadaran dari masyarakat agar tidak lupa membawanya dari rumah dan memanfaatkan yang sudah ada. Jika tidak, tentu akan menambah pengeluaran untuk sekedar membeli tas spunbond tiap kali berbelanja, apalagi jika jumlah belanjaan yang terbeli cukup banyak.

Rata-rata harga satu tas spunbond sekitar 3000 rupiah, maka berapa rupiah tambahan yang kita perlukan untuk mengemas seluruh belanjaan? Dampak lain dari semakin seringnya membeli tas spunbond, adalah terjadi penumpukan di rumah. Apalagi jika penyimpanannya kurang benar maka tumpukan tas spunbond akan mudah rusak dan menganggu pemandangan.

Tiga Langkah Perawatan Tas Spunbond

Untuk itu perlu kiranya kita mengetahui cara perawatan tas spunbond agar awet dan dapat kita gunakan berkali-kali. Menurut Fitnline, berikut beberapa cara perawatan tas spunbond:

Pertama, tas spunbond yang kotor dapat kita cuci. Untuk itu cuci tas spunbond dengan air hangat agar kualitas kainnya tetap halus dan tidak cepat rusak. Usahakan untuk menggunakan sabun cuci berbahan lembut atau shampo untuk mengangkat noda yang menempel pada tas. Jika ada noda yang cukup membandel dan sukar kita hilangkan, cukup sikat secara perlahan saja. Jangan sampai menyikat terlalu kasar karena bisa membuat serat kain cepat rusak.

Kedua, keringkan tas kain spunbond dengan cara kita angin – anginkan di tempat yang teduh. Jangan menjemurnya di bawah sinar matahari langsung karena bisa membuat kain cepat rusak. Jika sudah cukup kering , tas dapat kita lipat dan tersimpan di tempat yang kering agar tidak cepat berjamur

Ketiga, untuk merapikan tas spunbond yang terkesan kusut, semprotkan sedikit air pada bagian permukaannya. Lalu letakkan sehelai alas kain di atasnya untuk kemudian baru kita setrika.

Tas spunbond memang inovasi ramah lingkungan, namun jika pengaplikasiannya tidak kita ikuti kesadaran dari kita, justru menimbulkan pengeluaran yang sia-sia. Yuk, budayakan membawa tas belanja dari rumah. 

Balas Artikel

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Postingan Teratas

  • All Posts
  • Berita
  • Camelo Satu
  • Edukasi
  • Pabrik Tas Spunbond

Kategori Postingan

Kami lebih dari sekadar pabrik tas spunbond. Kami adalah tim yang berdedikasi untuk menghadirkan solusi berkualitas dan berkelanjutan yang memberdayakan bisnis Anda serta mendukung masa depan yang lebih hijau — mulai dari lantai pabrik kami hingga ke tangan Anda.

© CAMELOSATU 2025 PABRIK TAS SPUNBOND

Quick Links

Faq

Contact

Jl. Raya PLP Curug No.76, Kadu, Kec. Curug, Kabupaten Tangerang, Banten 15810

0821 5111 7206

cs@camelosatu.com

Partner Kami