Buat Janji Sekarang Juga

0821 5111 7206

Jl. Raya PLP Curug, Tangerang, Banten 15810

cs@camelosatu.com

Edit Template

Harga plastik naik, Kemendag bahas skema subsidi untuk jaga stabilitas harga & bantu UMKM. Langkah ini diharapkan tekan biaya produksi di tengah lonjakan pasar

TangerangCamelosatu – Kementerian Perdagangan membahas soal skema rencana subsidi untuk industri plastik karena kondisi geopolitik global yang menyebabkan harga bahan baku naik.

Harga plastik di pasaran lokal melonjak naik sekitar 30 sampai 70 persen sejak beberapa pekan lalu dikarenakan penyesuaian harga minyak global yang menanjak akibat perang di kawasan negara Timur Tengah.

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan, pemerintah belum punya solusi konkret terkait masalah ini. Pihaknya baru membahas rencana subsidi untuk industri plastik beberapa waktu lalu.

“Terkait harga, pemerintah akan terus berupaya mencarikan solusi terbaik. Pada prinsipnya, harga plastik sangat bergantung pada bahan baku. Beberapa waktu lalu, pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tengah membahas kemungkinan pemberian skema subsidi untuk industri plastik,” kata Roro di Surabaya, Selasa (28/4/2026).

Rencana subsidi untuk industri plastik dinilai akan membantu penurunan harga di pasaran dalam jangka pendek. Sementara untuk solusi jangka panjang, pemerintah akan mencari alternatif bahan baku lain selain minyak bumi.

“Harapannya, kebijakan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap harga secara keseluruhan. Untuk jangka panjang, pemerintah juga berupaya mencari alternatif pasokan bahan baku, seperti nafta, dari sumber lain yang tidak terdampak kondisi geopolitik saat ini,” terangnya.

Dorong mahasiswa tembuskan UMKM ke pasar global

Di tengah-tengah ketidakpastian ekonomi global, Kemendag meluncurkan program Campuspreneur bekerja sama dengan Perguruan Tinggi Indonesia serta Apindo.

Di hadapan mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya, Roro menyebut sektor UMKM memiliki kontribusi besar untuk PDB nasional sekitar 60 persen.

“Kami juga mengapresiasi Universitas Airlangga yang telah berinovasi, bahkan memiliki inkubator bisnis UMKM. Hal ini membuka peluang kerja sama yang luas dengan Kementerian Perdagangan,” ujarnya.

Lewat Campuspreneur, Roro ingin perguruan tinggi di Indonesia memberikan pendidikan kewirausahaan dan membuka akses bagi pelaku usaha ke pasar global.

“Untuk pasar dalam negeri, kami dapat membantu menghubungkan pelaku usaha dengan ritel modern, misalnya. Sementara untuk pasar luar negeri, bagi produk yang ingin diekspor, tersedia fasilitas melalui Atase Perdagangan maupun Indonesia Trade Promotion Center untuk membantu promosi ke mancanegara,” ungkapnya.

Ia menyebut sinergi antara pemerintah, asosiasi, dan perguruan tinggi akan membentuk kolaborasi yang diharapkan dapat terus berlanjut demi meningkatkan kualitas SDM Indonesia.

“Saya juga melihat antusiasme luar biasa dari para mahasiswa di sini. Mereka berani menyampaikan pendapat, dan ada pula pengusaha sukses yang tadi disebut sebagai “Crazy Rich Surabaya” yang diharapkan bisa menjadi motivator dan mentor bagi generasi muda lainnya di Jawa Timur,” pungkasnya.

Balas Artikel

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Postingan Teratas

  • All Posts
  • Berita
  • Camelo Satu
  • Edukasi
  • Pabrik Tas Spunbond

Kategori Postingan

Kami lebih dari sekadar pabrik tas spunbond. Kami adalah tim yang berdedikasi untuk menghadirkan solusi berkualitas dan berkelanjutan yang memberdayakan bisnis Anda serta mendukung masa depan yang lebih hijau — mulai dari lantai pabrik kami hingga ke tangan Anda.

© CAMELOSATU 2025 PABRIK TAS SPUNBOND

Quick Links

Faq

Contact

Jl. Raya PLP Curug No.76, Kadu, Kec. Curug, Kabupaten Tangerang, Banten 15810

0821 5111 7206

cs@camelosatu.com

Partner Kami